ANALISIS PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH DENGAN METODE SANITARY LANDFILL DI BANTARGEBANG

Isi Artikel Utama

Yendi Esye
Gabintang Sabrin Iswal

Abstrak

Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang berlokasi di Kota Bekasi merupakan tempat pembuangan sampah dari Ibukota Jakarta, produksi sampah yang datang di TPST Berdasarkan analisa sampah di TPST Bantargebang, volume sampah organik dengan rata- rata yang masuk mencapai 4212 ton/hari ataumencapai 1.537.380 ton/tahun sangat memungkinkan untuk dapat memaksimalkanpotensi PLTSa di Bantargebang.


Hal tersebut tentunya akan menimbulkan pencemaran lingkungan. Dengan dibangunnya PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) di TPST Bantargebang akan mengurangi dampak dari sampah yang tertimbun. PLTSa Bantargebang memiliki pembangkit listrik dengan kapasitas 16,8 MW. Adapun tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengevaluasi sistem yang ada di PLTSa Bantargebang dengan penutup sampah (capping), penggunaan pipa vertikal, Gas Engine dan analisa sampah serta analisa dampak lingkungan.


Dalam perhitungan potensi gas metana dapat diketahui potensi listrik 0,850 MWper jam dan mendapatkan 122,4 MW perhari. 

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Esye, Y., & Sabrin Iswal, G. (2021). ANALISIS PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH DENGAN METODE SANITARY LANDFILL DI BANTARGEBANG. Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada, 11(2), 70–80. https://doi.org/10.70746/jstunsada.v11i2.163
Bagian
Articles