STUDI EKSPERIMENTAL KARAKTERISTIK MIKROSKOPIK DAN STABILITAS ULTRAFINE BUBBLE DALAM BAHAN BAKAR BIODIESEL B35
Isi Artikel Utama
Abstrak
Biodiesel B35, yang merupakan campuran 35% biodiesel dan 65% minyak solar, telah digunakan secara luas sebagai bahan bakar pada mesin diesel. Salah satu pendekatan yang dikembangkan dalam penelitian bahan bakar adalah penerapan teknologi ultrafine bubbles oksigen, yang menghasilkan gelembung gas berukuran nano di dalam media cair. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik mikroskopik ultrafine bubbles oksigen pada bahan bakar biodiesel B35 melalui pengukuran ukuran dan distribusi gelembung, stabilitas selama penyimpanan, serta zeta potensial menggunakan metode Dynamic Light Scattering dan Nanoparticle Tracking Analysis. Hasil menunjukkan peningkatan waktu injeksi oksigen menghasilkan penurunan diameter gelembung, yaitu dari 531 nm (22%) pada sampel tanpa injeksi menjadi 458 nm, 396 nm, 255 nm (17%), dan mencapai 141 nm (15%) setelah 60 menit injeksi. Selama periode penyimpanan, diameter gelembung berubah dari 342 nm (16%) pada kondisi awal menjadi 141 nm (17%) pada minggu pertama, kemudian meningkat menjadi 190 nm, 220 nm, dan kembali 342 nm (23%) pada minggu keempat, yang mengindikasikan terjadinya proses koalesensi gelembung. Analisis zeta potensial menunjukkan puncak distribusi pada -25 mV dengan 205.808 counts, yang mengindikasikan bahwa dispersi ultrafine bubbles oksigen memiliki stabilitas yang relatif baik selama periode penyimpanan. Secara keseluruhan, penelitian ini mengonfirmasi bahwa teknologi ultrafine bubbles oksigen mampu membentuk gelembung berukuran nano dengan karakteristik ukuran, distribusi, dan stabilitas yang dapat diidentifikasi melalui pengujian Dynamic Light Scattering, dan zeta potensial. Hasil penelitian ini memberikan informasi dasar mengenai karakteristik mikroskopik ultrafine bubbles oksigen pada bahan bakar biodiesel B35 sebagai landasan untuk penelitian lanjutan mengenai pengaruhnya terhadap sifat fisik bahan bakar maupun kinerja pembakaran dan emisi gas buang.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian
Articles

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.