Studi Kinerja Baterai Aluminium – Udara Dengan Bata Merah Sebagai Katoda Untuk Penerangan Lampu LED Pada Kapal

Penulis

  • Shahrin Febrian Program Studi Teknik Sistem Perkapalan Universitas Darma Persada
  • Aldyn Clinton Partahi Oloan Program Studi Teknik Sistem Perkapalan Universitas Darma Persada

Kata Kunci:

air, Alumunium, battery, bricks, cathode

Abstrak

Teknologi baterai logam yang memanfaatkan udara muncul sebagai sumber energi alternatif yang menjanjikan, dan perkembangannya dipantau secara global. Teknologi ini diterapkan dalam berbagai bidang seperti kendaraan listrik dan bahkan perahu listrik. Aluminium yang digunakan sebagai bahan anoda menawarkan keunggulan dibandingkan logam lain, sementara bata merah muncul sebagai alternatif potensial untuk katoda baterai dalam logam bertekanan udara; kombinasi kedua bahan ini telah diteliti secara intensif di berbagai negara maju sebagai pengganti produksi katoda baterai. Di Indonesia, bahan ini telah digunakan sejak zaman dahulu kala untuk berbagai tujuan bermanfaat, termasuk keramik dan bahan bangunan, hingga bata merah. Selanjutnya, uji coba dilakukan untuk menilai kemampuan bahan ini sebagai katoda udara dalam baterai aluminium-udara menggunakan larutan elektrolit 6 Mol Kalium Hidroksida. Dimensi sel Ø25 mm dan ketebalan 10 mm menghasilkan tegangan puncak 1,30 Volt dan arus 30 mA, memungkinkan aplikasi optimal sel baterai untuk lampu 1 Watt saat 27 sel baterai dihubungkan secara seri.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-03 — Diperbaharui pada 2025-03-18

Versi

Cara Mengutip

Febrian, S., & Partahi Oloan, A. C. (2025). Studi Kinerja Baterai Aluminium – Udara Dengan Bata Merah Sebagai Katoda Untuk Penerangan Lampu LED Pada Kapal. Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada, 15(1), 1–8. Diambil dari https://jst.unsada.ac.id/index.php/jst/article/view/35 (Original work published 3 Maret 2025)

Terbitan

Bagian

Articles