DESAIN KONSEPTUAL SLIPWAY SEBAGAI SARANA PENGEDOKAN PANGKALAN KESATUAN PENGAWASAN LAUT DAN PELAYARAN DI BALIKPAPAN
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) membutuhkan peningkatan infrastruktur maritim yang mendukung kesiapan operasional armada patroli pemerintah. Pangkalan Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Balikpapan memerlukan fasilitas perbaikan yang efektif untuk menunjang pemeliharaan kapal patroli secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang konseptual slipway sebagai fasilitas dok kapal patroli KPLP di Balikpapan. Penentuan dimensi slipway mengacu pada metode perencanaan fasilitas pengedokan menurut Tsinker, metode penelitian menggunakan analisis SWOT untuk menentukan jenis dok yang sesuai, metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk pemilihan material struktur, serta benchmarking terhadap beberapa fasilitas dok yang telah beroperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa slipway merupakan alternatif dok paling optimal dari aspek teknis, operasional, dan efisiensi lahan untuk kapal patroli berukuran kecil hingga menengah. Beton bertulang dipilih sebagai material utama karena memiliki kekuatan tinggi, ketahanan terhadap lingkungan laut, dan umur layan yang panjang. Desain yang diusulkan berupa slipway satu jalur yang dilengkapi sistem rel, cradle, dan winch serta terintegrasi dengan fasilitas pendukung operasional. Perancangan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pemeliharaan kapal patroli KPLP dan mendukung keamanan maritim kawasan IKN.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.