Pengaruh Pasca-Pemrosesan Annealing Terhadap Sifat Mekanis Polimer Hasil Cetak 3D Fused Deposition Modeling (FDM)

Isi Artikel Utama

Juan Pratama

Abstrak

Pada masa kini, teknologi pencetakan 3-dimensi (3D) dengan jenis Fused Deposition Modeling (FDM) guna pemrosesan material polimer telah banyak dikenal dan digunakan karena kapabilitasnya untuk memproduksi suatu produk dengan bentuk yang kompleks. Meskipun memiliki banyak keuntungan, produk hasil cetak 3D FDM juga memiliki beberapa kekurangan, dimana sifat mekanis yang rendah merupakan salah satu kelemahan utama dari produk hasil cetak 3D FDM yang disebabkan oleh proses pendinginan yang tidak seragam pada material polimer hasil cetak 3D FDM. Pada penelitian ini, pasca pemrosesan annealing dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemanasan kembali dan pendinginan seragam terhadap sifat mekanis polylactic acid (PLA) hasil cetak 3D FDM. Spesimen dicetak dengan memvariasikan sudut raster pada parameter cetak. Kemudian, 3 variasi suhu annealing digunakan yaitu 80, 120, dan 150 °C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasca pemrosesan annealing tidak memiliki pengaruh signifikan pada kekuatan tarik, elongasi, serta modulus elastisitas dari PLA hasil cetak 3D FDM, terlepas dari sudut raster yang digunakan. Pada akhirnya, penelitian ini dapat mengkonfirmasi salah satu temuan terdahulu dimana pasca pemrosesan annealing merupakan metode yang kurang efektif untuk meningkatkan sifat mekanis hasil cetak 3D FDM, khususnya PLA.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Pratama, J. (2023). Pengaruh Pasca-Pemrosesan Annealing Terhadap Sifat Mekanis Polimer Hasil Cetak 3D Fused Deposition Modeling (FDM). Jurnal Sains & Teknologi Fakultas Teknik Universitas Darma Persada, 13(2), 55–61. https://doi.org/10.70746/jstunsada.v13i2.463
Bagian
Articles