SISTEM MONITORING SMART STICK BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) DENGAN INTEGRASI MULTI-SENSOR UNTUK MEMBANTU MOBILITAS PENYANDANG TUNANETRA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penyandang tunanetra menghadapi berbagai kendala dalam mobilitas karena tongkat konvensional terutama mendeteksi rintangan melalui kontak fisik dan belum menyediakan informasi lingkungan secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem monitoring Smart Stick berbasis Internet of Things (IoT) dengan integrasi multi-sensor untuk mendeteksi rintangan, genangan air, getaran atau benturan, serta lokasi pengguna secara real-time. Sistem menggunakan ESP32 sebagai pengendali utama, tiga sensor ultrasonik HC-SR04, Water Sensor, sensor getar SW-420, modul GPS Neo-M8N, buzzer, motor getar, dan tombol SOS. Data sensor diproses oleh ESP32 untuk menentukan kondisi lingkungan dan mengaktifkan mekanisme peringatan sesuai tingkat bahaya. Data dikirim ke ThingSpeak dan dashboard monitoring berbasis web, sedangkan notifikasi kondisi bahaya, lokasi, dan SOS dikirim melalui Telegram ketika koneksi internet tersedia. Berdasarkan hasil pengujian, sensor ultrasonik menghasilkan galat rata-rata pengukuran (MAE) 0,46 cm, Water Sensor mencapai tingkat keberhasilan deteksi 100%, dan modul GPS berhasil memperoleh koordinat lokasi pada setiap pengujian, dengan nilai HDOP 1,05 pada salah satu skenario pengujian. Integrasi sistem menunjukkan bahwa perangkat mampu melakukan deteksi lingkungan, memberikan peringatan lokal melalui suara dan getaran, serta menyediakan monitoring jarak jauh. Hasil tersebut menunjukkan bahwa prototipe secara teknis layak digunakan sebagai instrumen pendukung mobilitas penyandang tunanetra, dengan pengembangan lanjutan masih diperlukan pada aspek keandalan sistem, efisiensi daya, dan pengujian lapangan.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian
Articles

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.